Wakil Rakyat

Akhyar Sindir Cantik Rivalnya Tak Paham Defenisi dan Standart Kota Metropolitan, Ijeck : Bencana Banjir Karena Fenomena Alam Gak Perlu Saling Menyalahkan

×

Akhyar Sindir Cantik Rivalnya Tak Paham Defenisi dan Standart Kota Metropolitan, Ijeck : Bencana Banjir Karena Fenomena Alam Gak Perlu Saling Menyalahkan

Sebarkan artikel ini

Foto: Debat publik putaran akhir.

Medan -Debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan berjalan dengan seru, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Medan di Hotel Grand Aston Medan. Sabtu (05/12/2020). 

Foto: Ketua Golkar Sumut mendampingi pasangan Bobby-Aulia.

Pasangan Akhyar – Salman nomor urut 01 menjelaskan bahwa masih banyak program Kota Medan yang harus di realisasikan pemerintahan pusat, ” Kota Medan butuh tambahan Flyover, underpass, untuk mengantisipasi padatnya arus lalu lintas, agar perekonomian warga meningkatkan ” ulasnya. 

Lànjut àkhyàr, àdà di beberàpà titik yàng hàrus di bàngun, seperti di simpàng Glugur, simpàng àksàrà, Tànjung Sàri.   

“àpàkàh hàri ini Medàn sudàh màsuk kotà metropolitàn? Yang saya tahu metropolitan itu jalannya harus bagus, bebas banjir, ada juga transportasinya terintegrasi dan terjaminnya energi,” ucap Bobby.

Menanggapi pernyataan Bobby tentang standart kota Metropolitan, dengan enteng Akhyar menjawab.  ” Kriterià yàng ditetàpkàn Kementeriàn PUPR, kotà metropolitàn merupàkàn kotà dengàn jumlàh penduduk mencàpài 1 jutà jiwà, “

Kepàdàtàn penduduk di tàmbàh dengàn àdànyà kàwàsàn industri sehinggà Kotà Medàn di sebut Kotà Metropolitàn, jumlàh penduduk di àtàs 1 jutà jiwà, jàdi bukàn àdà yàng làin – làin, ujàr àkhyàr.   

Jawaban ringan dari Akhyar sontak membuat pendukung AMAN bersorak, sindiran halus Akhyar membuat pemirsa mengetahui kelemahan lawannya yang kurang paham defenisi dari Metropolitan. 

Saat usai debat insan pers langsung mewawancarai kedua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota, termasuk Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajeckshah, yang akrab di panggil Ijeck. 

Hadir sebagai Ketua DPD Golkar Sumut, untuk mendampingi pasangan Bobby – Aulia dan sebagai partai pengusung, ujar Ijeck. 

Lanjut Ijeck, Bobby dan Aulia paham betul kondisi Kota Medan, semoga kedepan mereka jadi lebih berinovasi lagi untuk berbenah memajukan Kota Medan. 

Masalah banjir besar di Kota Medan, “ini adalah fenomena alam, jadi gak usah kita saling menyalahkan, dan kepada media tetap jaga kondusifitas Kota Medan, saat ini suhu politik dalam suasana hangat, ” pungkas Ijeck. 

Amatan media di lokasi, sangat menyayangkan ketika wawancara dengan pasangan AMAN, tidak kondusif, karena pendukung lawan berteriak kuat, persis di dekat wartawan, sehingga tidak terdengar dengan jelas suara Akhyar.

Penulis: Muhammad Syofian Siregar

Editor: Arya Laksana Mulya