Wakil Rakyat

Angin Puting Beliung Terjang Tiga Rumah Warga Di Kecamataan Tanjung Beringin Sergai

21
×

Angin Puting Beliung Terjang Tiga Rumah Warga Di Kecamataan Tanjung Beringin Sergai

Sebarkan artikel ini
Tiga Rumah Warga Dusun VI Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Sergai Yang Porak Poranda Diterjang Angin Puting Beliung.

Serdang Bedagai, kedannews.com – Tiga rumah warga Dusun Vi Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) porak poranda diterjang Angin Puting Beliung, Jum’at (24/4/2021) malam sekitar pukul 21.15 Wib.

Pantauan awak media dilapangkan pada Hari Sabtu (25/4/2021). dilokasi rumah para Tiga warga tersebut kelihatan rumah mereka porak poranda dan atap rumah (Seng) mereka berterbangan dan berpindah tempat.

Salah seorang warga yang rumahnya kena musibah tersebut yang bernama Suliyono (44) pada awak media mengatakan : ” Tadi malam hujan begitu deras disertai angin kencang dan pada saat itu saya sedang berada di rumah akan tetapi pada sekitar pukul 20.45 Wib, dan diluar rumah hujan sangat deras dan berangin kencang disertai suara petir, lalu sekitar pukul 21.15 Wib kembali terdengar suara petir yang sangat kuat dan Lampu Listrik mati diiringi terbangnya Atap Seng begitu juga dengan tetangga saya Atap Seng rumahnya juga beterbangan “, ungkap  Suliyono. [embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUkDG6fUBeHFdkPSVpiEgJqQ&layout=gallery[/embedyt]

Beliau juga menyebutkan karena pada saat itu Lampu Listrik mati dan diluar rumah sangat gelap disertai dengan turunnya hujan dan angin kencang beliau tidak berani keluar rumah untuk melihat hentakan suara seng yang jatuh didepan halaman rumahnya, dan setelah hujan agak reda beliau keluar melihat halaman nya ternyata Atap Seng tetangganya yang bertebaran di depan halaman rumah nya, sebut Suliyono pada awak media.

Pada peristiwa tersebut sebanyak Tiga rumah warga yang mengalami kerusakan dan porak poranda atap seng rumahnya yang beterbangan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut dan tentang kerugian materi belum bisa dipastikan, selanjutnya para warga dan Muspika setempat melaporkan peristiwa ini ke Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sergai. (Dps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *