Wakil Rakyat

Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan Pimpin Rapat Evaluasi Rencana Aksi Penanganan COVID-19 Se Kelurahan Tebing Tinggi

24
×

Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan Pimpin Rapat Evaluasi Rencana Aksi Penanganan COVID-19 Se Kelurahan Tebing Tinggi

Sebarkan artikel ini
Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan Pimpin Rapat Evaluasi Rencana Aksi Penanganan COVID-19 Se Kelurahan Tebing Tinggi
Walikota Tebing Tinggi saat menghadiri rapat bersama Kapolres, Dandim dan Kajari serta Kadis, Lurah dan Camat.

TEBING TINGGI, kedannews.com – Rapat Evaluasi Kegiatan dan Penyusunan Rencana Aksi Penangan Covid-19 Kelurahan se-Kota Tebing Tinggi, dipimpin oleh Walikota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM bertempat di Aula Balai Kota Tebing Tinggi, Rabu (4/2/2021).

Yang juga dihadiri oleh  Kapolres Tebing Tinggi, Dandim 0204/DS, Kajari Tebing Tinggi, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, Satgas Covid-19 dan juga Camat se-Kota Tebing Tinggi serta Lurah se-Kota Tebing Tinggi.

Pada acara rapat ini dilakukan sebagai bentuk respon pemerintah Kota Tebing Tinggi terhadap peningkatan penyebaran Covid-19 yang terjadi sejak Desember 2020 hingga saat ini.

“Pada bulan Januari ini lonjakan Covid-19 kita ini luar biasa tingginya, kalau jumlah Covid-19 sampai dengan tanggal 01 Februari sebanyak 331 orang, tetapi khusus di Januari 2021 terdapat penambahan 127 orang atau terjadi penambahan lebih dari 33%, ini peningkatan yang tinggi”, pungkas Walikota Tebing Tinggi.

Dan berdasarkan data yang diperoleh oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi dari Rapat yang dilakukan dengan Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi pada Selasa (03/02) peningkatan ini akibat kurangnya edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh Kelurahan dan Kecamatan.

“Hari Selasa kita bertemu dengan tokoh-tokoh Agama, Ustadz dan Pimpinan Organisasi Keagamaan ternyata di Kelurahan tidak pernah ada yang mengingatkan kepada masyarakat, mewanti-wanti kepada masyarakat, menggaungkan kepada masayarakat kalau kita dalam situasi bahaya”  ungkap  Ir. Umar Zunaidi Hasibuan 

Edukasi dan sosialisasi yang masih kurang maksimal inilah yang menjadi pemicu peningkatan penyebaran Covid-19. Walikota mengharapkan peran yang lebih otptimal ditingkat kelurahan dan kecamatan.

“Kita sudah rapat bersama direktur-direktur RS Bhayangkari, Chevani untuk mempersiapkan diri tetapi tidak ada artinya rumah sakit ini kalau tidak ada upaya dari lingkungan kita, kelurahan kita dan kecamatan kita untuk melakukan operasi untuk mencegah masyarakat hilir mudik, membuat masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan.” sebut Walikota.

Beliau juga  mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Covid-19 ini. Semua organisasi perangkat daerah harus disiplin dalam menjalankan tugasnya. Khususnya tingkat lingkungan, kelurahan dan kecamatan harus aktif untuk menggalang kekuatan masyarakat karena kita tidak dapat bekerja sendiri tanpa ada dukungan masyarakat.

Serta menjalankan : Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat yang ada di Kelurahan harus terus ditingkatkan serta mengingatkan dan menginstruksikan masyarakat agar memenuhi protokol kesehatan, dengan melakukan pengukuran kondisi saat ini dan kondisi setelah diadakannya sosialisasi dan edukasi.

Mengaktifkan relawan-relawan yang ada di Kelurahan dengan memberikan SK dan tanda bahwa yang bersangkutan adalah relawan yg ditugaskan unttk mengajak masyarakat mematuhi protocol kesahatan dan para Camat dan Lurah agar berkoordinasi dengan TRIPIKA termasuk Bhabinsa, Kamtibmas, KUA, Puskesmas serta penyuluh-penyuluh agama.

Kampung Tangguh agar diaktifkan dengan menunjuk tanggung jawabnya dan menyiapkan ruang isolasi untuk mereka yg datang atau yang terkena Covid-19 dan masyarakat yg datang dari luar kota atau zona merah harus dicek kesehatannya dengan Rapid Test atau menunjukkan Surat Keterangan Rapid Test yang sudah dilakukannya sebelum menuju Kota Tebing Tinggi.

Sampai tanggal 11 Februari 2021 tidak diperkenankan ada kegiatan yg sifatnya outdoor/indoor yang mengumpulkan massa ato berpotensi terjadi kerumununan massa, melaksanakan Operasi Yustisi harus dilakukaan terus menerus untuk mencegah kerumunan-kerumunan masyarakat, dan untuk layanan Covid-19 bisa menghubungi Call Centre 112 atau 119 atau ke puskesmas terdekat.
Pemerinta Kota Tebing Tinggi tidak melarang kegiatan agama sepanjang tidak melanggar Protokol Kesahatan dan kapasitas ruang untuk kegiatan tersebut hanya boleh digunakan 50% saja.

Diminta kepada seluruh rumah ibadah agar menyiapkan Satgas Covid-19 / Relawan Covid-19 dan Vaksin akan diberikan mulai tanggal 08 Februari 2021 sesuai dengan prosedur yang ada ditujukan kepada Pejabat Pemerintah termasuk Camat yang ada di Kota Tebing Tinggi, Tokoh Agama dan Tenaga Kesehatan, khusus untuk masyarakat umum akan dilakukan sesuai dengan jatah vaksin yang akan diberikan oleh Pemerintah Pusat dan harus menyesuaikannya serta meminta semua Elemen kerja keras mengurangi Kasus Covid 19 di wilayah Kota Tebing Tinggi. (Dps).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *