Scroll untuk baca artikel

Wakil Rakyat

Jalan Dusun Becek Dan Berlumpur Akibat Pembangunan Gudang PT Niagatama Kencana di Sei Rampah Sergai

1
×

Jalan Dusun Becek Dan Berlumpur Akibat Pembangunan Gudang PT Niagatama Kencana di Sei Rampah Sergai

Sebarkan artikel ini
Lokasi pembangunan Gudang Niagatama Kencana di Dusun 8 Desa Pelintahan Sei Rampah Sergai.

Serdang Bedagai, kedannews.com – Puluhan para warga Dusun 8 Desa Pelintahan Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) protes dan datang ke lokasi pembangunan Proyek Gudang milik PT. Niagatama Kencana karena Permohonan tentang pembangunan Saluran Air tidak dipenuhi, Jum’at.(23/4/2021).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, warga dengan membawa poster salah satunya bertulisan “ PT Niagatama Kencana Dengarkan Tuntutan Kami Segera “.
Karena pada pembangunan Gudang tersebut jalan dusun serta halaman rumah para masyarakat setempat becek serta berlumpur dan digenangi Air.

Supriana salah seorang warga Dusun 8 pada awak media mengatakan : “ Sebelum adanya pembangunan proyek gudang PT Niagatama Kencana, halaman rumah kami tidak pernah tergenang air, kecuali datangnya musibah banjir, tapi sekarang sejak ada pembangunan Gudang milik PT Niagatama Kencana Jalan berlubang dan becek karena setiap hari Truk pengangkut Material melewati jalan tersebut dan  bila hujan satu jam saja halaman rumah para warga sudah penuh dengan air dan lumpur proyek sehingga mau masuk rumah pun terhalang,” katanya. [embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUkDG6fUBeHFdkPSVpiEgJqQ&layout=gallery[/embedyt]

Lanjutnya. Jadi, “ Jangan cuma janji-janji aja, padahal sebelum dimulainya pembangunan gudang proyek PT Niagatama Kencana, pihak perusahaan sudah berjanji akan membangun saluran air, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan akan dibangunnya saluran air tersebut agar halaman rumah kami tidak  digenangi air terus-menerus “, ungkap Supriana.

Para warga Desa Pelintahan berharap agar Instansi Terkait Pemkab Sergai meninjau lokasi pembangunan Gudang PT Niagatama Kencana  agar dapat diatasi dan mengabulkan permohonan para warga untuk membuat saluran pembuangan air, sebut salah seorang warga Dusun yang enggan disebutkan namanya. (Dps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *