Scroll untuk baca artikel

Pemerintahan

Kabupaten Dairi dalam Menekan Angka Inflasi, Ini Peran TPID

19
×

Kabupaten Dairi dalam Menekan Angka Inflasi, Ini Peran TPID

Sebarkan artikel ini
Team pengendali Inflasi Daerah (TPID) saat raker di ruangan asisten perekonomian pemkab Dairi, Selasa (2/7/2024).(kedannews.com/Sondang Silalahi).
Team pengendali Inflasi Daerah (TPID) saat raker di ruangan asisten perekonomian pemkab Dairi, Selasa (2/7/2024).(kedannews.com/Sondang Silalahi).

Dairi, kedannews.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memiliki peranan penting dalam menekan laju inflasi, dimana tim ini terdiri dari Bupati Dairi, sekretaris daerah, asisten perekonomian dan pembangunan, kepala bagian perekonomian, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Bank Indonesia, BPS, dll sebagai anggota TPID.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Lipinus Sembiring, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/7/2024).

Dikatakannya, TPID Kabupaten Dairi memiliki peran untuk melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan harga barang kebutuhan pokok dan penting serta jasa pada tingkat kabupaten, menyusun kebijakan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten dengan memperhatikan kebijakan pengendalian inflasi nasional dan pengendalian inflasi pada tingkat provinsi.

“TPID Kabupaten Dairi memiliki peran untuk melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan harga barang kebutuhan pokok dan penting serta jasa pada tingkat kabupaten, menyusun kebijakan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten dengan memperhatikan kebijakan pengendalian inflasi nasional dan pengendalian inflasi pada tingkat provinsi”, ucapnya.

Selanjutnya, Melakukan upaya untuk memperkuat sistem logistik pada tingkat kabupaten, melakukan koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Provinsi, melakukan langkah-langkah lainnya dalam rangka penyelesaian hambatan dan permasalahan pengendalian inflasi pada tingkat kabupaten, serta menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas TPID kepada Gubernur setiap tiga bulan sekali.

“Masing-masing instansi yang tergabung dalam tim ini memiliki perannya masing-masing. Misalnya Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan yang berfokus pada penyediaan komoditas. Dinas PerindagkopUKM yang berfokus menangani hilir komoditas dengan menambah nilai dan memperpanjang umur simpan produk pertanian,” ucapnya.

Lebih lanjut, Lipinus menyampaikan untuk menjaga produksi cabe dan bawang merah, TPID Kabupaten Dairi melalui DPKPP telah memberikan pembinaan kepada masyarakat.

“Penjadwalan gerakan menanam berdasarkan analisa cuaca oleh BMKG dilakukan agar penanaman dilakukan pada waktu yang tepat, meminimalkan potensi kegagalan panen yang dapat merugikan petani,” katanya.

Lebih lanjut, Lipinus menyampaikan harapannya agar seluruh anggota TPID memahami peran masing-masing dan merealisasikan rencana dengan memaksimalkan potensi yang tersedia di Kabupaten Dairi. Dengan demikian, tujuan menurunkan angka inflasi dapat tercapai dengan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *