Scroll untuk baca artikel

Wakil Rakyat

Kampung Budaya Banjar Sergai dikunjungi Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno

0
×

Kampung Budaya Banjar Sergai dikunjungi Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno

Sebarkan artikel ini
Kampung Budaya Banjar Sergai dikunjungi Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno
Koordinator Wilayah Sandiaga Uno didampingi oleh Ketua DPRD Sergai saat mengunjungi Kampung Budaya Banjar di Desa Lubuk Cemara Perbaungan.

Serdang Bedagai, kedannews.com – Koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno Indonesia didampingi oleh dr. M Riski Ramadhan Hasibuan, SH.SE.MKM  selaku Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kunjungi Kampung Budaya Banjar di Desa Lubuk Cemara Kecamatan Perbaungan Sergai, Senin (8/3/2021) pagi.

Pada kunjungan tersebut juga hadir Wakil Ketua DPRD Sergai Siswanto, Dewan Pakar DPRD, Humas DPRD Kabid Pariwisata Disporaparbud Nur Intan Siregar, S.Pd dan Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Janatal Manurung serta perwakilan dari Dishub Sergai.

Kehadiran mereka disambut oleh Pj.Kades Lubuk Cemara Karimuddin, S.Pd beserta PLT Camat Perbaungan beserta para Kelompok Sanggar Tari, para Perangkat Desa, Pendamping Desa, Tokoh Adat Banjar dan para masyarakat Banjar.
Serta disajikan tarian khas Budaya Banjar dan masyarakat Banjar yang menggunakan batik sasirangan khas Banjar.

Dan Rombongan Tamu tersebut juga  meninjau Rumah adat Banjar yang ada di Desa lubuk Cemara yang diperkirakan dibangun pada Tahun 1940. Dilanjutkan menyantap sajian makanan khas Banjar. 

Dani Sutarjo selaku koordinator Wilayah Rumah Sandiaga Uno yang ditugaskan  mewakili Menteri Menteri Sandiaga Uno, mengatakan : ” Mudah-mudahan jika program yang digagas oleh dr  Riski Ramadhan Ketua DPRD Sergai ini dapat  berjalan dengan lancar dan sesuai perencanaan, bapak Sandiaga Uno sendiri akan datang ke kampung budaya” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD kab. Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM juga menuturkan bahwa kebudayaan adalah salah satu harta bangsa kita, makanya dari itu kita sebagai pewarisnya sudah seharusnya untuk tetap melestarikan kebudayaan itu. 

“Seperti yang ada di Desa Lubuk Cemara ini kita masih bisa melihat rumah adat suku Banjar yang dibangun pada tahun 1940 dan bangunan tersebut masih kokoh, sembari  berpesan kepada Pemerintahan Desa agar dapat merawat serta memperbaiki dan menjaga keaslian rumah budaya Banjar ini” pungkas dr. Riski.

Beliau juga menyebutkan 
sesuai program Menteri Sandiaga Uno yakni  “Geber (Gerak Bersama), Gercep (Gerak Cepat) dan Gaspol (menggarap semua potensi yang ada) dan Pemerintah Daerah serta DPRD Sergai berupaya semaksimal mungkin untuk membangkitkan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini. 

Lanjut dr. Riski ” Dan jika Kampung Budaya Banjar dan Kampung Budaya lainnya yang ada di Sergai ini terlaksana dengan baik maka Kearifan Ekonomi Lokal akan meningkat dengan kehadiran para Wisatawan dari luar Daerah apabila ingin menginap kediaman para warga setempat bisa dijadikan Home Stay “, ungkap Ketua DPRD Sergai. (Dps) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *