Kriminal

Lagi Mengerjakan Dinding Tembok Rumah, Oktober Bago Terhantam Mata Mesin Gerinda

22
×

Lagi Mengerjakan Dinding Tembok Rumah, Oktober Bago Terhantam Mata Mesin Gerinda

Sebarkan artikel ini
Lagi Mengerjakan Dinding Tembok Rumah, Oktober Bago Terhantam Mata Mesin Gerinda

Nias Selatan, kedannews.com – Naas bagi Oktober Bago atau tenar dengan sapaan A Rafi seorang tukang perabot warga Desa Hilifalago Raya Kecamatan Onolalu, Nisel saat lagi mengerjakan dinding tembok rumah kliennya, terhantam mata Gerinda yang terlepas dari unit Mesin Gerinda, korban sempat di bawa ke Puskesmas Kecamatan Onalalu, Nisel untuk perawatan yang intensif. Kamis (11/02/2021).

Lagi Mengerjakan Dinding Tembok Rumah, Oktober Bago Terhantam Mata Mesin Gerinda

Menurut keterangan A Hermanto Bago pemilik rumah yang dikerjakan dinding tembok rumahnya, lagi mengerjakan dinding tembok rumah, si korban mencoba mengambil mesin gerinda dan tak lama dia menggunakan mesin tersebut, terdengar teriakan si korban, dan terlihat mata Gerinda terlepas dari tangkainya mengenai tangan kiri korban, dan mengeluarkan darah, sekitar pukul 08.30.

Akibat tekena mesin Gerinda tersebut, si korban mengalami luka serius di tangan kirinya, langsung di larikan di Puskemas Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan Untuk mendapatkan Perawatan Yang insentif.

Dikarenakan luka yang serius, atas inisiatif Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Onolalu, Ohito Laia Mencoba merujuk korban untuk di bawa ke Rumah sakit Stella Maris jalan diponegoro Paroki Bintang Laut Teluk dalam dengan perjalan 30 menit dari puskesmas, agar si korban mendapatkan Perawatan yang serius.

Sekalipun ada Banyak kegiatan kepala Puskesmas tesebut, bahkan rencananya mau pergi kepesta keluarga dan akhirnya dia membatalkan kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, si korban lukanya sangat serius, jadi harus di bawa ke rumah sakit, agar di tangani dengan peralatan yang lengkap, dan saya harus mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kegiatan saya, dan bersyukur si korban sudah ditangani di RS. Stella Maris, jelas kepala Puskesmas.

Di informasikan dr. Elvis Siregar kondisi korban bagian luka dalam dengan 10 jahitan dan bagian luka luar dengan 14 jahitan sempat mengalami tekanan darahnya sangat rendah ,dan akhirnya di infus, kata dr. Elvis.

Dan disampaikan dr. Elvis Siregar, mengingat kondisi korban masih dalam perawatan serius, korban akan di rawat inap disini untuk satu malam, besok boleh dipersilahkan pulang, kata dr. Elvis.

Pihak keluarga korban mendatangi kepala Puskesmas, serta mengucapakan ribuan terima kasih, semoga Tuhan membalas kebaikan bapak, ucapan keluarga korban. (Fnm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *