Wakil Rakyat

Pemko Tebing Tinggi Gelar Rapat Evaluasi Pengendalian Covid 19 Antisipasi Mudik Lebaran

×

Pemko Tebing Tinggi Gelar Rapat Evaluasi Pengendalian Covid 19 Antisipasi Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Walikota Tebing Tinggi saat menggelar Rapat Evaluasi Pengendalian Covid 19 Untuk Mengantisipasi Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Tebing Tinggi, kedannews.com – Antisipasi mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M. menggelar Rapat Evaluasi Pengendalian Covid-19 yang dilaksanakan di Aula Balai Kota Tebing Tinggi, Senin (29/4/2021).

Yang dihadiri oleh Kajari Tebing Tinggi Mustaqpirin, M.H., Kasubag Ops. Kompol Burju mewakili Kapolres, Danramil 13/TT Kapt. Inf. Budiono mewakili Dandim 0204/DS, Sekdako Muhammad Dimiyathi, S.Sos, M.TP, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.TP, M.Si, perwakilan OPD, Camat dan Lurah se-kota Tebing Tinggi.

Dan Rekap data dari  Dinas Kesehatan per tanggal 19 April 2021, bahwa kasus terkonfirmasi 39 kasus yang positif Covid-19 di kota Tebing Tinggi dan terkait masih tingginya angka terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut maka Pemko Tebing Tinggi akan memberlakukan sejumlah aturan terkait kegiatan Mudik Lebaran 1 Syawal 1442 H bagi warga masyarakat yang ingin mudik ke kota Tebing Tinggi.

Maka Operasi Mudik Lebaran akan dilakasanakan mulai dari tanggal 1-18 Mei 2021 dengan tetap memegang peraturan dan protocol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah pusat.

Seusai Rapat pada awak media Ir. H Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan “Kita baru saja melakukan rapat hari ini, kita akan melakukan operasi Mudik Lebaran ini secara formal. Insyaallah tanggal 1 sampai 18 Mei 2021. Kita tetap memegang peraturan dan protokol yang dianjurkan oleh Pemerintah Pusat melalui keaktifan Kelurahan dan kecamatan” ungkap Walkot Tebing Tinggi.

Maka dari itu Satgas – Satgas di Kelurahan dan di Kecamatan akan bergerak memantau adanya orang-orang yang masuk ke Kota Tebing Tinggi. Setiap pemudik yang akan masuk ke Kota Tebing Tinggi diwajibkan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan/atau surat keterangan bebas Covid-19 yang ditunjukkan dengan surat keterangan hasil rapid antingen yang masih berlaku.

“Bagi pemudik yang tidak dapat menunjukkan SIKM dan atau surat keterangan bebas covid-19, maka pemudik akan dilakukan rapid antigen dengan biaya mandiri dan jika menolak maka akan dilakukan isolasi selama 4 hari dengan biaya makan sendiri. Jika tidak mau juga, maka yang bersangkutan kita suruh pulang kembali ke tempat asalnya,” tegas H Umar Zunaidi Hasibuan. [embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUkDG6fUBeHFdkPSVpiEgJqQ&layout=gallery[/embedyt]

Walikota juga menegaskan akan melakukan penyekatan-penyekatan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 di 4 titik pintu masuk Kota Tebing Tinggi yaitu, Terminal Bandar Kajum, Paya Pasir, Pabatu dan Brohol.

“Dengan adanya operasi mudik lebaran maka diharapkan agar masyarakat patuh dan taat terhadap setiap himbauan dan aturan-aturan yang disampaikan oleh pemerintah sehingga kita dapat mencegah penyebaran Covid-19,” tutup Walkot Tebing Tinggi. (Dps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *