Scroll untuk baca artikel

HeadlineKriminal

Preman Pemalak Tukang Sate Bagaikan Tikus Kena Air Saat Di Tangkap Polisi

10
×

Preman Pemalak Tukang Sate Bagaikan Tikus Kena Air Saat Di Tangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Preman Pemalak Tukang Sate Bagaikan Tikus Kena Air Saat Di Tangkap Polisi
Hengky Manurung, preman pemalak pedagang sate, bagaikan tikus kena air, pasang muka culun saat di tangkap Polsek Sunggal

MEDAN, kedannews.com – Sempat Viral di Media Sosial (Medsos) video amatir warga, seorang preman dengan muka bengis memalak pedagang sate di Jalan Medan – Binjai Km 12, Kecamatan Medan Sunggal.

Satu hari pasca kejadian sang preman Hengky Manurung (Roy) di tangkap oleh Tim Anti Bandit (Tekab) Polsek Sunggal, pelaku diamankan Polisi saat berada di Komplek Palem, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Gayanya yang sangar langsung berubah bagaikan tikus kena air.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, membenarkan Tekab Polsek Sunggal telah mengamankan pelaku pemalak tukang sate, Senin malam (15/02/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

Disebut Kapolsek, pelaku atas nama Hengky Manurung (43) seorang pengangguran tinggal tidak jauh dari lokasi pedagang sate, kini telah di jebloskan di sel tahanan Polsek Sunggal, sebutnya.

Hengky Manurung diringkus karena telah melakukan pemerasan terhadap pedagang sate yang lagi menjual dagangannya, sehingga menimbulkan ketakutan dan tidak nyamannya para pelanggan yang lagi makan.

Kapolsek menjelaskan, pelaku mengakui segala perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya juga bersedia meminta maaf kepada pedagang sate, jelasnya.

Namun hingga saat ini pedagang sate belum ada membuat laporan ke Polsek Sunggal, “sementara ini Polisi hanya lakukan pembinaan agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya yang meresahkan warga,” ujar Kapolsek Sunggal.

Kapolsek juga menghimbau kepada warga, apabila ada yang coba melakukan pemerasan ataupun intimidasi, segera melapor ke Polsek Sunggal, agar secepatnya ditindak tegas, himbau Kompol Yasir.

Kini pria yang mengaku preman, Hengky Manurung, hanya bisa tertunduk lesu, bagaikan toge disiram air panas, layu dan tak bernyali, tidak sesuai dengan tato yang menyelimuti disekujur tubuhnya.

“Saya berjanji dan sangat menyesali atas perbuatanku kemaren, dan aku bersedia minta maaf dengan tukang sate yang kupalak kemaren malam, ujar Manurung dengan suara lembeknya.

Sebelumnya beredar di facebook video yang berdurasi tiga menit, aksi bengis dengan memasang muka sangar meminta setoran uang keamanan kepada pedagang sate.

Di dalam video tersebut pelaku memaki si pedagang sate sambil mengancam, “kalau gak kau kasi tiap hari kurusuhin kau, jangan kau berjualan disini, aku gak perduli kau mau makan gaji, mau makan atau tidak bukan urusanku,”ungkap Hengky dengan nada keras dan anggar tato di tangannya. Sabtu malam (13/12/2021).

Aksi preman kampung tersebut di rekam oleh salah seorang pelanggan yang lagi makan sate, lalu diunggah di Fb.

Aksi preman yang hanya berani memalak pedagang kecil tersebut, sontak mendapat kritikan dan cercaan dari warganet, dan video tersebut di tonton oleh ribuan warganet.

Viralnya video tersebut membuat Tim Tekab Polsek Sunggal langsung meringkus pelaku yang telah mengganggu ketertiban masyarakat dan dijebloskan di jeruji besi. (Plk).

Tayangan youtube Kedannews TV
Preman Pemalak Tukang Sate Bagaikan Tikus Kena Air Saat Di Tangkap Polisi

https://youtu.be/c4GKwsa2oXs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *