Wakil Rakyat

Warga Kuala Indah Terancam Sesak Napas, Asap Hitam Pekat di Duga PT Inalum Sengaja Bakar Sampah

27
×

Warga Kuala Indah Terancam Sesak Napas, Asap Hitam Pekat di Duga PT Inalum Sengaja Bakar Sampah

Sebarkan artikel ini

Batu Bara, kedannews.com – Tak luput dirundung malang, kurang lebih seperti itu, musibah yang terjadi di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka, kabupaten Batu Bara.

Kenapa tidak , pasalnya hanya berkelang dua hari penomena matinya ribuan ikan di kawasan pesisir pantai datuk, kini kembali disajikan kepulan asap pekat tebal menjadi pemandangan diatas langit desa tersebut yang berasal dari PT Inalum , diduga pihak PT Inalum dengan sesuka hati membakar sampah, sehingga warga dengan terpaksa harus menghirupnya.

Demikian pernyataan Kepala Desa Kuala Indah, Matsyah kepada wartawan saat diruang kerjanya, Jumat (23/04/2021).

Mirisnya lagi kepulan asap tersebut sangat menyengat aromanya, dan menyesakkan pernapasan.

Dari informasi yang dihimpun, asal kepulan asap tersebut berasal dari kawasan industri yang berdampingan dengan desa tersebut.

Menurut Kepala Desa Kuala Indah, Matsyah, kejadian tersebut berlangsung hari Kamis (22/4) sekira pukul 16.00 Wib sampai dengan pukul 17 .30 Wib, Petang, berlangsung sekitar Satu setengah jam, asal kepulan asap hitam tersebut berasal dari areal Inalum, dugaan saya itu limbah sampah, yang sebarangan membakarnya, yang jelas asap tersebut sangat meresahkan warga sekitar dusun I dan dusun II, akibat polusi udara yang berasal dari pembakaran limbah sampah, dari dalam areal PT Inalum, jelas Matsyah diruang kerjanya.

Udin Salah seorang warga yang dimintai keterangannya juga mengatakan hal yang sama, Baunya menyengat pak sesak di dada, memang saya tengok asap itu berasal dari areal PT Inalum, kepulan asap itu, berasal dari lingkungan pabrik PT Inalum, aromanya seperti bau karet terbakar, ungkapnya. [embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUkDG6fUBeHFdkPSVpiEgJqQ&layout=gallery[/embedyt]

Pemerintahan Desa Kuala Indah, meminta kepada PT Inalum untuk bertanggung jawab, yang telah merusak lingkungan dan akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait dan Kepolisian untuk proses lebih lanjut, pungkas Matsyah.

Saat di konfirmasi via ponsel pihak humas PT Inalum belum bersedia memberikan keterangan terkait adanya pembakaran tersebut. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *